Malang, 19 Februari 2024. Mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Malang (UM) memulai program Asistensi Mengajar di SD Negeri 2 Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Kegiatan ini diawali dengan serah terima mahasiswa oleh dosen pembimbing lapangan, Dr. M. Luthfi Oktarianto, S.H., M.Pd., MCE, kepada kepala sekolah, Ibu Sri Kastumi, S.Pd. Program ini diikuti oleh enam mahasiswa PGSD angkatan 2021 yang telah terstruktur dalam kepengurusan lengkap.

Implementasi Program Asistensi Mengajar pada kegiatan akademik dilakukan oleh mahasiswa dengan praktik mengajar di kelas sebanyak delapan kali pertemuan. Selain itu, mahasiswa melakukan pendampingan kegiatan ekstrakurikuler seperti pencak silat, tari, drumband, dan pramuka. Kegiatan administrasi yang dilakukan meliputi pendataan inventaris di setiap ruang kelas dan perpustakaan, pengisian kohort data siswa, serta penulisan dan penggambaran bigbook.

Selain kegiatan akademik dan administrasi, Program Asistensi Mengajar juga mendorong mahasiswa untuk aktif berkegiatan yang berorientasi pada Sustainable Development Goals (SDGs). Mahasiswa melakukan kegiatan non-akademik yang mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan seperti penataan ruang UKS dan pengoptimalan toilet. Mahasiswa membantu menata ruang UKS dan mengoptimalkan penggunaan toilet di sekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat sehingga mendukung kenyamanan siswa dalam belajar.

Selain itu, kegiatan lain yang berorientasi pada SDGs 3 adalah pemasangan poster edukasi kesehatan. Poster-poster edukasi kesehatan dipasang di berbagai sudut sekolah untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Pengadaan tempat sampah juga dipisahkan antara sampah organik dan anorganik. Mahasiswa melakukan sosialisasi tentang pengelolaan sampah yang baik dan benar guna mendorong kesadaran siswa terdahap pentingnya menjaga kebersihan sebagai salah satu upaya mewujudkan hidup sehat. Lebih lengkap, mahasiswa mengajak siswa untuk memanfaatkan bekas cucian air beras untuk menyiram tanaman. Kegiatan ini mengajarkan siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan sumber daya secara efisien.

Translate ยป